Para Istri! Bacalah Doa Ini Agar Suami Tak Mudah Tergoda Wanita Lain serta Terhindar Dari Perbuatan Maksiat

Tidak mudah tergelincir dalam kemaksiatan. Menjauhi tindakan maksiat adalah ciri orang yang beriman terhadap Allah Swt. 
 
Sebab, orang yang beriman tahu bahwa tindakan maksiat itu kelak dibalas dengan siksaan yang pedih.
 
 Nah, apabila seorang suami gemar melakukan tindakan maksiat, seyogyanya istri memohon perlindungan terhadap Allah Swt. 
 
supaya pendamping hidupnya itu diberi hidayah.


Bukan faktor yang mudah terbukti untuk merubah perilaku seperti itu. Perlu kesabaran dan konsistensi dalam memperlihatkan nasihat.
 
 Menghadapi suami yang mempunyai kebiasaan buruk, umpama berjudi dan mabuk, bukan hanya berpengaruh negatif pada diri pelaku, masih juga berpengaruh pada orang-orang yang ada disekitarnya.
Jika dalam menghadapi faktor seperti ini tak dibarengi dengan kesabaran, pasti saja istri tak akan betah untuk melanjutkan biduk rumah tangga. 
 
Bisa jadi ia akan mengajukan cerai dan mencari kehidupan lain yang lebih nyaman. 
 
Peranan istri sebagai penolong sangat  diperlukan jadi suami dapat menjalankan perannya dengan cara lebih sehat, baik sebagai individu, ayah maupun kepala rumah tangga. 
 
Sebagai istri, Anda dapat memakai waktu bersama suami untuk dapat lebih mengetahui dengan cara personal dengan menjalin kedekatan dengan cara emosi, umpama dengan membuka diri untuk mengemukakan perasaan masing-masing.
Jika Anda sanggup melakukan faktor ini, jadi insyaallah Anda akan menjadi istri yang salehah, yang sanggup mengarahkan dan membangkitkan suami dari keterpurukan dosa. 
 
Istri yang salehah telah barang pasti mengharapkan suaminya menjadi suami yang baik.
Para istri jangan sekali-kali melupakan doa untuk suami Anda tercinta. Hal ini pun juga berlaku pada suami yang saleh.
 
 Lakukanlah pula faktor yang sama untuk rutin mendoakan istri supaya taat terhadap Allah. Semua hati dapat jadi taat dengan izin Allah. 
 
Janganlah bosan-bosan untuk tak sedikit berdoa demi kebaikan suami meskipun ia sedang berada pada jalan yang salah.
Bacalah doa ini setiap saat, khususnya seusai salat:
Allahumma innaa nas-alukat taubata wa dawaamahaa wa na'uudzu bika minal ma'shiyyati wa asbaabihaa wa dzakkirnaa bil khaufi minka qabla hujuumi khatharaatihaa wahmilnaa 'alan najaati minhaa wa ketertarikan tafakkuri fii tharaaiqihaa wamhu min quluubinaa halaawata majtanainaahu minhaa wastabdilhaa bil karaahati lahaa wath thama'i limaa huwa bidhiddihaa.
"Wahai Allah, kami memohon kepada-Mu petunjuk jadi kami senantiasa bertaubat atas segala dosa dan kesalahan kami.
 
 Dan aku berlindung kepada-Mu dari tindakan maksiat dan sebab-sebabnya, dan jadikanlah kami rutin ingat kepada-Mu, sebelum datangnya hasrat untuk berbuat maksiat yang penuh bahaya.
 
 Selamatkanlah dengan adanya perasaan benci rutin terhadap tindakan maksiat dan terbitkanlah dalam hati kami adanya rasa loba untuk berbuat sebaliknya."