Aksi
bela Islam di Istana Negara mengakibatkan satu orang meninggal dunia di
RSPAD Gatot Subroto, atas nama M Syachrie Oy Bcan 55 tahun.
Berdasarkan
keterangan Kepolisian yang meninggal itu merupakan warga Curug Banten
dan merupakan guru ngaji.
Diduga korban terkena gas air mata sehingga
asma yang dideritanya kambuh.
“Korban
meninggal dunia dikarenakan sakit asma. Tidak ada luka atau tanda
kekerasan di tubuh korban,” klaim Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes
Awi Setiyono melalu keteranganya, Sabtu (5/11) dinihari.
Jenazah
Oy Bcan, kata dia, sudah dibawa oleh pihak keluarga. “Sudah dibawa oleh
keponakan ke rumah duka di Binong Permai F14/24 RT07/07, Kelurahan
Binong, Curug, Banten.”
Perlu
diketahui, pada pembubaran massa aksi bela Islam di Istana, pihak
Kepolisian secara membabi buta menembakan gas air mata.
Berdasarakan
pantuan, segala arah, tembakan gas air mata itu dilepaskan oleh pihak
Kepolisian.