Warga Jalan
Veteran Gresik terkejut ketika tim petugas dari Pengadilan Negeri (PN)
tiba-tiba menggusur permukiman mereka.
Sebanyak 9 rumah di kawasan
tersebut dieksekusi tanpa perlawanan oleh juru sita Pengadilan Negeri
(PN) Gresik.

Sembilan rumah
di atas lahan seluas 6.645 meter persegi itu merupakan bagian dari 13
rumah yang masuk dalam sengketa yang dimenangkan oleh ahli waris
Sufiyatun.
Melalui kuasa hukumnya, Dading H, ahli waris Sufiyatun
meminta rumah-rumah di wilayah itu dikosongkan.
" Kami hanya melaksanakan putusan Pengadilan Negeri (PN) Gresik," katanya saat berlangsung eksekusi, sebagaimana dikutip Dream dari laman beritajatim.com, Kamis 17 November 2016.
Asal mula
eksekusi ini berawal saat Sufiyatun, selaku pemilik tanah mewariskan ke
Minadi.
Selanjutnya, oleh Minadi diwariskan ke anak angkat Sufiyatun
yang bernama Riyatin tanpa surat adopsi.
Oleh Riyatin,
selanjutnya dijual ke warga pada tahun 1992. Ahli waris Sufiyatun yang
asli, akhirnya menggugat ke warga.
Sebab, Riyatin tidak berhak
menjualnya.
Eksekusi 9
rumah itu menjadi tontonan warga. Bahkan, untuk mendukung eksekusi itu,
ratusan personel dari Polres Gresik dikerahkan untuk mengamankan
eksekusi.
Selain polisi,
puluhan anggota TNI maupun Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik juga
diterjunkan. Termasuk di antaranya anggota Satuan Polisi (Satpol) Pamong
Praja Gresik.
Semula eksekusi
terhadap bangunan rumah itu berjalan lancar.
Namun, saat petugas akan
mengeksekusi rumah yang ke sembilan, yang berada di Jalan Veteran 164
Gresik, petugas eksekusi sempat terhenti.
Pasalnya, ada
orang sedang mengaji di dalamnya. Setelah ditunggu beberapa menit, usai
aliran listrik dimatikan, petugas mengeluarkan semua isi barang di dalam
rumah sebelum dirobohkan oleh alat berat.
Sementara itu, Sholehuddin, kuasa hukum dari Nanik Zulaikha, istri Sukarno menuturkan, mengaku keberatan dengan eksekusi ini .
" Kami sudah
mengajukan penangguhan dan mendapatkan nomor penangguhan dari Pengadilan
Negeri Gresik.
Sebab, sertifikat pemilik rumah Sukarno, luas 85 meter
persegi masih asli," tuturnya.