Seorang perokok tak pernah tahu atau bahkan tak mau tahu bahaya yang ditimbulkan rokok yang dihisapnya setiap hari.
Dalam
tayangan video ini diperlihatkan bagaimana cara kerja asap rokok
merusak paru-paru manusia.
Untuk membuktikannya dilakukan percobaan
menggunakan banyak batang rokok dan organ paru-paru manusia.

Dalam
sebuah instalasi alat, rokok dipasang kemudian asapnya dialirkan terus
ke dalam paru-paru manusia yang sehat.
Makin banyak asap nikotin yang
masuk ke dalam paru-paru ternyata dampaknya sungguh mengerikan.
Terlihat
semacam cairan ter hitam menempel baik di saluran pernafasan termasuk di
dinding bagian dalam paru-paru.
Alhasil paru-paru menjadi menghitam
seiring makin banyaknya asap nikotin rokok yang masuk.
Kita diperlihatkan perbandingan antara bentuk dan warna paru-paru sehat dan yang telah dikotori nikotin rokok.
Simak selengkapnya dalam tayangan video di atas.
Bahaya
merokok dan dampaknya bagi kesehatan memang sudah dicantumkan di
pembungkus rokok yang dijual di pasaran.
Peringatan tersebut berbunyi,
“Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan
gangguan kehamilan”.
Peringatan
tersebut bukan tidak disadari oleh para perokok.
Mereka menyadarinya
tapi tidak begitu mempedulikannya karena memang sudah ketergantungan
atau tidak mau berhenti mengisapnya.
Zat-zat berbahaya di dalam rokok
tersebut, diantaranya nikotin, tar, karbon monoksida, zat karsinogen,
dan zat iritan.
Semua zat
tersebut jika terus Anda isap bisa menimbulkan beberapa gangguan
kesehatan.
Apa saja bahaya merokok bagi kesehatan yang wajib Anda
ketahui? Berikut dampak merokok bagi kesehatan yang dicuplik dari
berbagai sumber :
1. Kanker
Merokok
bisa menyebabkan kanker paru bagi pria dan wanita.
Risiko kematian
karena kanker paru 23 kali lebih tinggi pada pria perokok dan 13 kali
lebih tinggi pada wanita perokok dibandingkan dengan mereka yang bukan
perokok.
Orang yang merokok juga bisa menyebabkan Anda mengidap kanker
kantung kencing, rongga mulut, pita suaara, serviks, ginjal, pankreas,
dan perut.
2. Jantung
Seseorang
yang merokok bisa mengidap penyakit jantung koroner. Penyakit itu
merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Ketahuilah bahwa perokok memiliki peluang 2-4 kali lebih tinggi untuk
mengidap penyakit jantung dibandingkan dengan orang yang bukan perokok.
3. Diabetes
Merokok
juga bisa meningkatkan risiko terjadinya diabetes.
Menurut Cleveland
Clinic, merokok bisa menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti
penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah,
penyakit ginjal, dan masalah pada kaki.
4. Menimbulkan kebutaan
Seseorang
yang merokok bisa meningkatkan risiko degenerasi makula yaitu penyebab
kebutaan yang dialami orangtua.
Hasil riset yang dipublikasikan dalam
‘Archives of Ophthalmology’ pada tahun 2007 menunjukkan bahwa orang
perokok 4 kali lebih mungkin mengalami degenerasi makula yang merusak
makula, pusat retina, dan menghancurkan penglihatan sentral tajam.
5. Penyakit mulut
Penyakit
mulut juga bisa diderita oleh perokok. Penyakit mulut tersebut,
diantaranya kanker mulut, kanker leher, penyakit gigi, dan penyakit pada
gigi dan napas.
6. Gangguan janin
Bagi para
wanita yang merokok, ketahuilah bahwa merokok bisa berakibat buruk pada
kesehatan reproduksi dan janin dalam kandungan dan kehamilan.
Selain
itu, merokok juga bisa membuat Anda mengalami kemadulan, keguguran,
kematian janin, bayi lahir dengan berat badan rendah, dan sindrom
kematian mendadak bayi.
7. Gangguan pernapasan
Merokok
bisa meningkatkan risiko kematian karena penyakit paru kronis hingga 10
kali lipat. Sekitar 90% kematian karena npenyakit paru kronis yang
disebabkan oleh rokok.
8. Kerontokan rambut
Perokok
berat berisiko tinggi mengalami kerontokan rambut dan berujung pada
kebotakan prematur. Kasus ini kebanyakan dialami oleh pria yang terbiasa
merokok dalam waktu lama.
9. Merusak indra pengecap
Jika Anda
termasuk dalam perokok berat, maka ada kemungkinan akan kehilangan rasa
dalam mengecap makanan.
Biasanya, para perokok cenderung suka makanan
pedas tanpa mengeluh tentang rasanya. Hal tersebut disebabkan karena
indra mereka sudah mati.
10. Dehidrasi
Merokok
juga mempengaruhi keseimbangan cairan dalam tubuh. Jadi, perokok berat
akan lebih sering merasa haus daripada orang yang tidak merokok.Dampak jangka panjang dehidrasi sendiri yaitu gangguan saluran kencing.